Jiaozi (交子) dikenal sebagai uang kertas pertama di dunia yang digunakan secara luas dalam kegiatan perdagangan. Uang ini berasal dari Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, China, pada masa Dinasti Song Utara (Northern Song): 960 M sampai 1127 M.
Berbeda dengan uang kertas modern yang langsung diterbitkan oleh pemerintah, Jiaozi pada awalnya dibuat dan diedarkan oleh para pedagang (1005 M) sebagai pengganti koin besi yang sangat berat untuk dibawa dalam jumlah besar. Pemerintah Dinasti Song Utara mengambil alih penerbitannya melalui Jiaozi Wu (Kantor Jiaozi) pada 1023 M.
Siapa yang Menciptakan Jiaozi?
Tidak ada satu nama penemu yang tercatat dalam sejarah.
Jiaozi pertama kali diterbitkan oleh enam belas kelompok pedagang besar di Chengdu. Mereka mendirikan tempat penukaran yang menerima simpanan koin besi, kemudian memberikan selembar kertas sebagai bukti kepemilikan yang dapat digunakan untuk menarik kembali uang tersebut.
Karena sistem ini dianggap praktis dan dipercaya masyarakat, Jiaozi kemudian mulai digunakan sebagai alat pembayaran dalam kegiatan perdagangan.
Tahun Berapa Jiaozi Mulai Digunakan?
Sebagian besar sejarawan memperkirakan Jiaozi mulai beredar sekitar tahun 1005 Masehi pada masa pemerintahan Kaisar Zhenzong dari Dinasti Song.
Kemudian pada tahun 1023, pemerintah Dinasti Song mengambil alih penerbitannya dengan membentuk lembaga resmi bernama Jiaozi Wu (交子務) atau Kantor Jiaozi di Chengdu.
Mulai saat itu, penerbitan uang kertas berada di bawah pengawasan pemerintah, dan penerbitan swasta dihentikan.
Terbuat dari Kertas Apa?
Dokumen sejarah tidak menyebutkan secara rinci komposisi serat yang digunakan pada Jiaozi awal.
Namun, para sejarawan meyakini uang tersebut dicetak menggunakan kertas tradisional China berkualitas tinggi yang berasal dari serat tumbuhan, seperti kulit kayu murbei (mulberry bark), rami (hemp), atau campuran serat tanaman lain yang umum digunakan dalam pembuatan kertas pada masa Dinasti Song. Kertas jenis ini dipilih karena lebih kuat dibandingkan kertas tulis biasa.
Seberapa Besar Ukuran Jiaozi?
Jiaozi memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibanding uang kertas saat ini.
Berdasarkan berbagai catatan sejarah, ukurannya diperkirakan sekitar satu lembar kertas A4, yaitu kurang lebih 21 × 30 sentimeter.
Karena ukurannya besar, Jiaozi lebih menyerupai sertifikat atau surat resmi daripada uang kertas modern yang dapat dimasukkan ke dalam dompet.
Apa Gambar yang Terdapat pada Jiaozi?
Tidak ada satu desain yang benar-benar utuh yang masih bertahan hingga sekarang.
Namun berdasarkan catatan sejarah, Jiaozi umumnya menampilkan:
- ilustrasi rangkaian koin logam sebagai lambang nilai uang
- gambar pemandangan sederhana
- tulisan aksara China mengenai nilai nominal
- cap tinta merah sebagai tanda keaslian
- peringatan bagi pemalsu uang
Setiap lembar juga diisi dengan nominal tertentu sesuai nilai transaksi yang dilakukan.
Apakah Masih Ada Jiaozi Asli Saat Ini?
Hingga saat ini, belum ditemukan lembar Jiaozi asli dari masa awal Dinasti Song.
Karena dibuat dari bahan organik berupa kertas, hampir seluruh uang tersebut telah rusak atau hancur seiring berjalannya waktu.
Yang berhasil ditemukan justru adalah pelat cetak (printing plate) yang digunakan untuk mencetak Jiaozi. Temuan ini menjadi salah satu bukti penting mengenai keberadaan uang kertas pertama di dunia.
![]() |
| Jiaozi Financial Museum, Chengdu, Sichuan |
Di Mana Sejarah Jiaozi Dapat Dipelajari?
Bagi yang ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah Jiaozi, China telah membangun Jiaozi Financial Museum di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan.
Museum ini dibuka pada tahun 2022 dan didedikasikan untuk memperkenalkan sejarah uang kertas pertama di dunia, perkembangan sistem keuangan kuno China, serta berbagai koleksi dan replika yang berkaitan dengan Jiaozi.
..............
Secara sejarah:
- Dinasti Song berlangsung dari 960 M hingga 1279 M.
-
Dinasti Song terbagi menjadi dua periode:
- Dinasti Song Utara (Northern Song): 960 M sampai 1127 M
- Dinasti Song Selatan (Southern Song): 1127 M sampai 1279 M
Nah, Jiaozi muncul pada masa Dinasti Song Utara, tepatnya sekitar:
- 1005 M → Jiaozi mulai digunakan oleh para pedagang di Chengdu.
- 1023 M → Pemerintah Dinasti Song Utara mengambil alih penerbitannya melalui Jiaozi Wu (Kantor Jiaozi).



