Dulu, kertas koran identik dengan surat kabar yang setiap pagi diantar ke rumah-rumah. Namun, perkembangan media digital membuat jumlah koran cetak terus menurun. Kalau sekarang kita pergi ke minimarket atau toko buku, rak koran sudah tidak seramai dulu. Banyak media cetak berhenti terbit, bahkan beberapa percetakan juga mengurangi produksi kertas koran. Banyak orang kemudian bertanya, apakah kertas koran masih diproduksi? Jawabannya adalah masih. Meskipun permintaan dari industri surat kabar berkurang, kertas koran tetap memiliki berbagai fungsi lain yang membuat produksinya tetap berjalan.
Industri Percetakan Masih Menggunakannya
Kertas koran atau newsprint masih digunakan untuk mencetak berbagai media yang tidak memerlukan kualitas cetak tinggi. Beberapa di antaranya adalah brosur promosi, selebaran, tabloid lokal, buletin komunitas, hingga materi kampanye yang dicetak dalam jumlah besar. Bobotnya yang ringan dan harganya yang relatif murah menjadi alasan utama mengapa kertas ini masih dipilih.
Material Pembungkus yang Ekonomis
Di berbagai usaha kecil maupun industri, kertas koran sering dimanfaatkan sebagai bahan pembungkus. Toko keramik, bengkel, toko elektronik, hingga usaha pengiriman barang menggunakan kertas koran untuk melindungi produk dari goresan selama proses penyimpanan maupun pengiriman.
Digunakan untuk Kerajinan dan Dekorasi
Kertas koran juga menjadi bahan baku berbagai produk kerajinan. Banyak pelaku usaha memanfaatkannya untuk membuat anyaman, papier mâché, bunga hias, hingga dekorasi rumah. Selain mudah dibentuk, kertas koran juga termasuk material daur ulang yang ramah lingkungan.
Bahan Pelindung dalam Industri
Pada beberapa sektor industri, kertas koran masih digunakan sebagai alas kerja, pelapis meja produksi, pelindung permukaan saat pengecatan, hingga penyerap cairan pada proses tertentu. Karena harganya ekonomis, material ini menjadi pilihan yang praktis untuk kebutuhan sekali pakai.
Bahan Daur Ulang Kertas
Sebagian besar kertas koran bekas akan dikumpulkan kembali untuk diproses menjadi pulp daur ulang. Hasilnya kemudian digunakan sebagai bahan baku berbagai produk seperti karton, paper bag, egg tray, kertas pembungkus, hingga tissue industri. Dengan cara ini, siklus penggunaan serat kertas dapat diperpanjang sebelum akhirnya tidak lagi layak digunakan.
Masih Diproduksi, Tetapi Volumenya Berubah
Produksi kertas koran memang tidak sebesar beberapa dekade lalu. Banyak pabrik kertas di berbagai negara telah mengurangi kapasitas produksi atau mengalihkan lini produksinya ke jenis kertas lain yang permintaannya lebih tinggi, seperti kertas kemasan dan karton. Meskipun demikian, kertas koran belum sepenuhnya ditinggalkan karena masih dibutuhkan oleh berbagai sektor industri dan usaha.
Perubahan kebiasaan membaca masyarakat memang mengurangi peran kertas koran sebagai media informasi. Namun, bukan berarti material ini kehilangan fungsinya. Dari percetakan, pembungkus, kerajinan, hingga industri daur ulang, kertas koran tetap menjadi salah satu jenis kertas yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat dalam berbagai bidang.

