Kalau kamu memelihara kucing, pasti pernah mengalami kejadian ini. Sudah bela-belain membeli mainan lengkap dengan bulu, lonceng, bahkan laser, eh... si meong cuma datang mengendus sebentar lalu pergi. Lima menit kemudian dia malah asyik duduk di dalam kardus bekas bungkusnya. Rasanya pengin protes, "Yang mahal itu mainannya, bukan kardusnya!"
Anehnya, kebiasaan ini bukan cuma dialami satu atau dua orang. Hampir semua pemilik kucing punya cerita yang sama. Seolah-olah para kucing di seluruh dunia pernah rapat diam-diam dan sepakat bahwa kardus adalah penemuan terbaik umat manusia.
Kardus, Hotel Bintang Lima Versi Kucing
Kalau ada lomba benda paling disukai kucing, kardus hampir pasti juara. Kardus mampu menahan panas tubuh sehingga terasa lebih hangat saat dipakai tidur. Bentuknya yang sempit juga membuat kucing merasa aman karena mereka bisa bersembunyi sambil tetap mengawasi keadaan di luar. Itulah sebabnya banyak dokter hewan dan peneliti perilaku hewan menemukan bahwa kardus dapat membantu mengurangi stres pada kucing, terutama ketika baru pindah rumah atau berada di lingkungan baru.Bagi kita itu cuma kardus bekas. Bagi mereka? Itu vila pribadi lengkap dengan sistem keamanan.
Kertas Koran, Arena Balap Formula Meong
Setelah kardus, kertas koran mungkin berada di peringkat berikutnya. Baru saja kamu membuka koran di lantai, tahu-tahu ada seekor kucing yang datang lalu duduk tepat di atasnya.
Ada yang suka meremasnya, ada yang mencakar pinggirannya, ada juga yang mengejar bola kecil dari koran yang diremas. Suara "kresek... kresek..." saat koran bergerak ternyata cukup menarik perhatian mereka. Mungkin di kepala kucing, bunyi itu terdengar seperti mangsa kecil yang sedang bersembunyi.
Paper Bag - Kantong Kertas? Wah, Langsung Masuk!
Kantong belanja berbahan kertas (paper bag) juga punya daya tarik tersendiri. Belum sempat kamu rapikan, si meong sudah lebih dulu masuk ke dalamnya.
Kadang kepalanya muncul dari lubang pegangan, kadang hanya ekornya yang terlihat. Lima menit kemudian dia melompat keluar sambil berharap berhasil mengagetkan manusia yang lewat. Padahal yang kaget justru dia sendiri karena terpeleset.
Kertas HVS Lumayan, Tapi Kurang Menantang
Kalau diberi selembar kertas HVS, biasanya kucing tetap tertarik. Mereka mungkin akan duduk di atasnya, menggigit sudutnya sedikit, atau mendorongnya ke sana kemari.
Namun, keseruannya tidak bertahan lama. Kertas HVS terlalu "kalem". Tidak banyak suara, tidak terlalu lentur, dan kurang seru untuk dikejar.
Kalender Dinding? Maaf, Lewat...
Sebaliknya, coba letakkan kalender dinding bekas di lantai. Si meong biasanya cuma melihat sebentar lalu pergi. Mau dicakar susah, mau diremas keras, mau dilipat juga tidak enak. Paw kecil mereka seperti sedang berkata, "Mainan apa ini? Kok levelnya terlalu sulit?"
Jangan Semua Kertas Dijadikan Mainan
Meski banyak kucing senang bermain dengan kertas, bukan berarti semua jenis kertas aman. Hindari kertas yang memiliki staples, lakban, lem berlebihan, atau lapisan plastik yang mudah terkelupas. Jika kucing mulai menggigit lalu menelan potongan kertas, permainan sebaiknya segera dihentikan karena dapat mengganggu saluran pencernaannya.
Jadi, kalau suatu hari kamu membeli mainan baru tetapi yang dipilih justru kardus bekasnya, jangan langsung kecewa. Kemungkinan besar kamu bukan satu-satunya korban. Di mata manusia, kardus hanyalah kemasan. Di mata kucing, itu adalah rumah, benteng, tempat tidur, arena bermain, sekaligus markas rahasia yang tidak boleh dimasuki siapa pun... termasuk pemiliknya sendiri.



